Pohon Rawan Angin: Yang Mana Yang Harus Dilindungi (Atau Dihilangkan) Dari Halaman Anda

5

Banyak pemilik rumah mengabaikan kerentanan spesies pohon tertentu terhadap angin, yang menyebabkan kerusakan properti, bahaya keselamatan, dan pembersihan yang mahal setelah badai. Pohon-pohon tertentu terkenal mudah patah dan rusak akibat angin sedang hingga kencang, dan mengetahui pohon mana yang menimbulkan risiko terbesar sangat penting untuk pemeliharaan pekarangan yang proaktif.

Bradford Pear: Bencana yang Menunggu Terjadi

Pir Bradford dikenal luas sebagai salah satu pohon yang strukturnya paling tidak sehat. Ditanam secara luas pada pertengahan abad ke-20 karena pertumbuhannya yang cepat dan warna musim gugur yang persisten, tanaman ini memiliki sudut cabang yang lemah sehingga menyebabkan batangnya mudah terbelah. Para ahli merekomendasikan menghilangkan pir Bradford seluruhnya dan menggantinya dengan spesies yang lebih tangguh. Selain kerusakan akibat angin, pohon ini bersifat invasif, beracun, dan memiliki bau yang tidak sedap.

Pohon Ceri: Awasi Secara Dekat, Pangkas Secara Strategis

Pohon sakura, meskipun secara estetika indah dengan bunga musim semi dan produksi buahnya, menjadi semakin rentan terhadap kerusakan akibat angin seiring dengan bertambahnya usia. Kuncinya adalah pemantauan proaktif terhadap tanda-tanda kelemahan: serangan serangga, kayu yang membusuk, atau cabang yang bersilangan. Pemangkasan selektif untuk mengurangi “efek layar”—di mana dedaunan menangkap angin seperti layar kapal—dapat membantu menstabilkan pohon.

Pohon Cemara: Pemangkasan Profesional Sangat Penting

Pohon cemara, mulai dari varietas dalam pot hingga spesimen hutan yang menjulang tinggi, sangat rentan terhadap kerusakan akibat angin. Pemangkasan profesional secara teratur untuk menghilangkan cabang mati atau pohon berbahaya sangatlah penting. Mengabaikan hal ini dapat mengakibatkan pembersihan dan perbaikan yang mahal setelah badai. Hindari “menjungkirbalikkan” pohon, karena akan semakin melemahkan cabang.

Pohon Poplar: Pertumbuhan Cepat, Struktur Rapuh

Pohon poplar, yang sering disukai untuk privasi karena pertumbuhannya yang cepat, memiliki akar yang dangkal dan kayu yang lemah sehingga rentan tumbang jika terjadi angin kencang. Sewa ahli perkebunan bersertifikat untuk menilai risiko jika Anda tidak berpengalaman dalam perawatan pohon. Pohon-pohon ini sangat tidak cocok untuk daerah rawan badai.

Maple Perak: Cabang Lemah, Akar Naik Turun

Pohon maple perak, yang dapat dikenali dari “daun helikopter” -nya, juga sangat rentan. Akarnya yang dangkal bahkan dapat memenuhi trotoar dan jalan setapak. Untuk mengurangi hambatan angin, tipiskan tajuk dan pangkas cabang yang membusuk. Jika akar menjadi sangat terbuka, pembuangan adalah pilihan paling aman. Maple Freemanii adalah alternatif yang lebih baik dan berkelanjutan.

Scarlet Oak: Kelemahan Struktural Masker Kecantikan

Pohon ek merah, yang dihargai karena warna musim gugurnya yang mencolok dan ukurannya yang besar, sering kali tumbang saat terjadi badai angin. Meskipun memiliki daya tarik estetis, strukturnya lemah dan rentan terhadap kerusakan. Sinar matahari penuh dan tanah berpasir yang kering tidak akan mencegah kerusakan. Seperti pohon berisiko tinggi lainnya, penilaian proaktif dan pemangkasan sangat penting.

Kesimpulan: Memahami pohon mana yang paling rentan terhadap kerusakan akibat angin sangat penting untuk keselamatan pemilik rumah dan perlindungan properti. Meskipun beberapa pohon dapat dikelola dengan pemangkasan yang rajin dan perawatan profesional, pohon lainnya—seperti pir Bradford—memiliki risiko yang tidak dapat diterima dan harus ditebang. Mengabaikan risiko-risiko ini dapat menyebabkan perbaikan yang mahal dan potensi bahaya selama badai.